Headline BPost, 13 Mei 2008 yang berjudul Subsidi Bagi Orang Kaya Rp.300T mengangkat tema yang sering dijadikan propaganda pendukung pencabutan subsidi BBM disamping subsidi yang dibakar rakyat. Makna yang dibangun dengan ini adalah betapa sia-sianya nilai tersebut untuk dibagikan kepada kalangan mampu ditengah merebaknya kemiskinan dan pengangguran. Lebih lanjut dalam berita tersebut, Khrisnamurti, Deputi Menko Perekonomian menjelaskan sekitar 70 persen BBM bersubsidi yang nilainya Rp.250-300 triliun hanya dinikmati oleh 40 persen orang kaya. Setelah itu, kelas menengah menikmati 10 persen dan warga miskin hanya menikmati 7 persennya. Secara absolut subsidi untuk orang miskin hanya Rp 75 triliun. Read the rest of this entry »

Pemerintah secara resmi melalui Menteri Koordinator Perekonomian Boediono (5/5/2008) menyatakan akan menaikan harga BBM. Alasan pemerintah adalah kenaikan harga minyak mentah dunia hingga di atas 120 dolar AS menyebabkan beban subsidi membengkak Rp 200 – Rp 300 trilyun. Kondisi ini menurut pemerintah sangat memberatkan dan melampaui batas kemampuan keuangan negara.

Melampaui Batas Kemampuan Ekonomi Masyarakat

Tolak Kebijakan Zalim Pemerintah SBY-JK Menaikan Harga BBM Read the rest of this entry »

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menilai bahwa rencana kenaikan harga BBM sebesar 30% pada awal Juni 2008 mendatang adalah sebuah kebijakan dzalim. Pasalnya hal ini akan menambah kesengsaraan rakyat. HTI juga menilai bahwa pemerintah telah ingkar janji. Sebab presiden SBY pernah menyatakan untuk tidak terlalu cepat menaikkan harga BBM. Demikian diungkapkan Jurubicara HTI, M. Ismail Yusanto di sela-sela aksi HTI menolak kenaikan BBM, di depan Istana Negara, Selasa, 13/5. “Kenaikan itu terbukti telah memicu naiknya harga barang dan jasa, yang artinya menambah kesengsaraan rakyat yang selama krisis memang sudah semakin menderita” papar Ismail.

Oleh karenanya dengan tegas HTI menolak rencana kenaikan ini. “HTI menolak  rencana kenaikan harga BBM karena itu akan menambah kesengsaraan rakyat, dan bukan cara yang tepat untuk mengatasi krisis keuangan negara” ungkap Ismail dalam pernyataan yang dibacakannya. Menyinggung rencana pemerintah memberikan kompensasi kepada rakyat miskin yang berjumlah 19,1 juta kepala keluarga, Ismail menyatakan bahwa dana kompensasi berupa BLT plus yang akan diberikan tidaklah bakal mencukupi untuk mengganti penderitaan rakyat banyak akibat kenaikan BBM itu. Read the rest of this entry »

BANDUNG - Sejumlah massa yang tergabung dalam Mahasiswa Pancasila Jawa Barat, mendatangi kantor Pertamina Kota Bandung di Jalan Wirayuda nomor 1, Bandung. Dalam aksinya kali ini mereka meminta agar Pertamina menaikan harga BBM sebesar 100%. Waduh… Read the rest of this entry »

Kenaikan harga BBM selalu saja menjadi momok.  Ketika harga minyak dunia melonjak, kondisi perekonomian dalam negeri langsung terganggu.  Sayangnya, setiap terjadi kenaikan harga BBM dunia selalu diikuti oleh pengurangan ’subsidi’ hingga harga minyak naik.  Alasannya, untuk menyelamatkan APBN.  Padahal, banyak sekali komponen yang mempengaruhi APBN.  Diantaranya memang belanja subsidi.  Kontribusi belanja subsidi hanyalah berpengaruh sebesar 15%-18% terhadap kue ekonomi.  Namun, yang lebih besar adalah belanja utang yang untuk tahun ini mencapai 200 triliun rupiah.  Mengapa yang selalu diotak-atik adalah belanja subsidi?  Mengapa belanja hutang tidak mau pernah diotak-atik?  Mengapa hutang tidak ditangguhkan saja?  Ini menggambarkan bahwa pemerintah memang tidak mempedulikan kepentingan rakyat banyak.  Padahal, kondisi rakyat semakin berat. Read the rest of this entry »

JAKARTA - Pemerintah memastikan akan menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara terbatas.

Hal itu adalah salah satu dari tiga langkah kebijakan yang akan dilakukan pemerintah menghadapi kenaikan harga minyak mentah dunia. Tujuannya, adalah untuk mengamankan APBN 2008-2009.

Menurut Menko Perekonomain Boediono, BBM bersubsidi secara terbatas ini dimungkinkan mengingat masih banyak masyarakat yang masih mampu. Namun, Boediono tidak menjelaskan maksud dari kenaikan BBM bersubsidi terbatas. Read the rest of this entry »

Krisis di ladang minyak. Mungkin itulah ungkapan yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi Indonesia. Sebagai salah satu negara OPEC alias organisasi negara-negara pengekspor minyak dunia, lonjakan harga minyak mentah dunia hingga di level 100 dolar AS/barel seharusnya menggembirakan Indonesia. Namun, yang terjadi justru sebaliknya; negara kita malah dirundung kesulitan bahan bakar tersebut.

Kondisi ini sangat berbeda dengan negara-negara di Timur Tengah yang juga anggota OPEC. Ketika harga minyak mencapai 100 dolar AS/barel, mereka justru kerepotan membelanjakan uangnya, meski sudah diinvestasikan untuk berbagai megaproyek di bidang infrastruktur dan ekonomi. Read the rest of this entry »