Sebulan Harga Minyak Mentah Naik 19%
Jurnal-ekonomi.org : Harga minyak mentah yang diperdagangkan di New York mencapai rekor baru US$ 135 per barel. Lonjakan ini terjadi setelah AS mengeluarknya cadangan minyaknya dan aksi ambil untung para spekulan.
| PRICE | CHANGE | %CHANGE | TIME | |
| 134.200 | 1.500 | 1.13 | 02:59 | |
| 1290.250 | 34.750 | 2.77 | 03:00 | |
| 342.750 | 3.100 | 0.91 | 02:33 | |
| 395.400 | 4.560 | 1.17 | 02:33 | |
| 11.701 | 0.061 | 0.52 | 02:26 | |
| 134.380 | 1.210 | 0.91 | 02:39 |
sumber: http://www.bloomberg.com/markets/commodities/cfutures.html (22 Mei 2008)
Berdasarkan data Bloomberg, dalam bulan ini harga minyak mentah telah meningkat 19%. Para analis meramalkan harga minyak akan terus meningkat yang disebabkan oleh peningkatan permintaan yang cukup tinggi tapi tanpa diimbangi oleh peningkatan produksi.
Harga minyak mentah untuk pembelian bulan Juli meningkat US $1.87 atau 1.4 persen menjadi $135.04 per barel setelah beberapa jam perdagagan di Bursa Komoditi New York dibuka.
Pemerintah: BBM Naik 28,7%
Sementara itu, pemeritah melalui menteri keuagan Sri Mulyani Indrawati kemaren (21/5/2008) mengumumkan keputusa pemerintah menaikan harga BBM rata-rata 28,7%. Tingkat kenaikan ini kata Sri Mulyani sudah final.
Sebagaimana yang diberitakan Kantor Berita Antara, dengan kenaikan harga BBM rata-rata 28,7% maka harga premium akan naik dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 per liter sedangkan harga solar meningkat dari Rp 4.300 menjadi Rp 5.500 per liter dan minyak tanah Rp 2.000 ke Rp 2.500 per liter
Pemerintah tak Bergeming
Meski kebijakan pemerintah menaikan harga BBM ini telah mendapatkan penentangan di seluruh pelosok negeri, pemerintah tetap tidak bergeming degan kebijakan zalimnya tersebut.
Sementara itu, Presiden SBY kemaren (21/5/2008) malah menantang para penolak kebijakan penaikan harga BBM agar tidak hanya melakukan aksi penolakan, namun juga memberikan solusi-solusi untuk mengatasi kesulitan APBN akibat lonjakan harga minyak dunia.
Pernyataan presiden ini sangat naif, selama ini sudah banyak kritik dari berbagai pihak yang menolak penaikan harga BBM yag disertai solusi baik jangka pendek maupun jangka panjang, seperti yag sudah disampaikan oleh Tim Indonesia Bangkit dan Hizbut Tahrir Indonesia.
Referensi berita
Bloomberg, Oil Rises Above $135 After Unexpected Drop in U.S. Inventories
Antara, Pemerintah Putuskan Kenaikan Harga BBM 28,7%
May 22nd, 2008


No comments
Comments feed for this article